Mlangi, Sleman – MTs Nur Iman Mlangi resmi meluncurkan tagline “Madrasah Santri Istimewa” sebagai identitas dan arah penguatan pendidikan karakter madrasah. Peluncuran tagline tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Pembukaan Kemah Bhakti Pramuka Penggalang pada 17–19 Desember 2025 di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Sleman.
Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas VII dan VIII serta Dewan Galang Gugus Depan 01.097–01.098, dan dibuka secara resmi oleh Kepala MTs Nur Iman Mlangi, Ahmad Faozi, S.Psi., M.Pd., Gr. Momentum peluncuran tagline ini sekaligus menjadi refleksi atas sepuluh tahun perjalanan pendidikan MTs Nur Iman Mlangi dalam membina santri secara menyeluruh.
Dalam amanatnya, Ahmad Faozi menegaskan bahwa tagline “Madrasah Santri Istimewa” bukan sekadar slogan, melainkan kristalisasi nilai-nilai karakter yang selama ini menjadi ruh pendidikan di MTs Nur Iman Mlangi.
“Santri Istimewa bukan berarti santri yang sempurna, tetapi santri yang dibina secara utuh: santun dalam akhlak, terampil dalam berkarya, kuat secara intelektual, dan kokoh dalam spiritualitas,” ujarnya.
Tagline Santri Istimewa dirumuskan sebagai akronim nilai karakter madrasah, yang mencakup santun dalam akhlak, akademik unggul dan berprestasi, nalar intelektual yang kritis, terampil berkarya, tanggung jawab dalam tugas, istiqamah dalam kebaikan, mandiri dalam peran, empati dan kepedulian sosial, wawasan keislaman yang mendalam, serta amal shalih yang berdampak dan berkelanjutan. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan pembinaan santri baik dalam pembelajaran, kegiatan kesiswaan, maupun kehidupan sehari-hari di madrasah.
Peluncuran tagline dikemas secara kontekstual melalui kegiatan Kemah Bhakti Pramuka, yang selama tiga hari memadukan pendidikan kepramukaan, pembinaan karakter, dan penguatan spiritualitas. Rangkaian kegiatan meliputi upacara, materi kepramukaan penggalang, latihan kepemimpinan, jelajah alam (hiking), api unggun, pentas seni, serta pembiasaan ibadah seperti shalat berjamaah, qiyamul lail, dzikir, dan refleksi nilai karakter.
Panitia menyampaikan bahwa pemilihan kegiatan kepramukaan sebagai media peluncuran tagline dimaksudkan agar nilai Santri Istimewa tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar diinternalisasikan melalui pengalaman langsung di alam terbuka yang melatih disiplin, kerja sama, kemandirian, dan kepedulian.
Dengan diluncurkannya tagline “Madrasah Santri Istimewa”, MTs Nur Iman Mlangi menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang mengintegrasikan pendidikan akademik, pembentukan karakter, dan penguatan spiritualitas secara berkelanjutan, dalam rangka menyiapkan generasi santri yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi umat dan bangsa.

“Selain beberapa dasar tersebut, Slogan Ini dibuat dengan berbagai dasar lain. MTs Nur Iman Mlangi Berasa di Yogyakarta tentu menjadi pas ketika Madrasah ini memakai tagline istimewa. Kemudian tentu jelas memakai tagline kata santri karena MTs Nur Iman Mlangi adalah Madrasah yang berbasis pesantren, semua santri Wajib tinggal dan menetap di pondok pesantren, bahkan banyak pendaftar yang hendak sekolah namun tinggal di rumah, kita komitmen hanya menerima calon siswa yang mau mondok saja” Papar Faozi.
