BAB I
PENDAHULUAN
Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, sistem pendidikan yang dianut oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini lebih lanjut dijabarkan pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dimana yang dimaksud dengan Pendidikan Nasional adalah Pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.
Sedangkan Tujuan Sistem Pendidikan Nasional adalah untuk mengembangkan potensi pelajar agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dalam mewujudkan tujuan tersebut maka perlu disusun seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu atau dapat juga disebut sebagai Kurikulum. Kurikulum yang dikembangkan disesuaikan dengan kondisi Madrasah, potensi / karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.
Berdasar hal diatas maka proses pengembangan dan penyusunan Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi Tahun Ajaran 2023/2024 dilakukan dengan melaksanakan proses analisa kondisi lingkungan lokal dan global. Dari proses ini dapat jabarkan bahwa Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi Tahun Ajaran 2023/2024 dikembangkan dan disusun dengan memperhatikan hal-hal berikut :
Hal-hal pokok yang dijadikan fokus dalam pengembangan dan penyusunan Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi Tahun Ajaran 2023/2024 adalah:
MTs Nur Iman Mlangi adalah lembaga pendidikan tingkat menengah pertama di bawah naungan Yayasan Nur Iman Mlangi yang beralamat di Jalan Masjid Pathok Negoro Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman . MTs Nur Iman Mlangi berada di dusun Mlangi, dimana lingungan tersebut sangat kental dengan Pondok Pesantren. Sehingga menjadikan MTs Nur Iman berada di lingkungan yang nyaman untuk belajar siswa. Secara teritorial MTs Nur Iman Mlangi berada di barat daya Kota Yogyakarta dan juga tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Sleman. Selain itu, MTs Nur Iman Mlangi juga terletak dekat dengan Ring Road Barat, dengan demikian madrasah sangat terjangkau oleh transportasi pribadi maupun umum.
Berdasarkan analisis lingkungan yang telah dilakukan MTs Nur Iman Mlangi memiliki lingkungan belajar yang cukup startegis, karena lokasi MTs Nur Iman Mlangi berada di wilayah yang aman, dan nyaman, yang berada di tengah lingkungan santri. Selain itu, lingkungan Mlangi yang terletak di antara dua sungai yaitu sungai Bedog dan sempalan dari sungai Bedog. Karenanya Mlangi tidak pernah terkena banjir dan kekurangan air. Hal-hal tersebut memunculkan animo masyarakat yang cukup tinggi untuk menyekolahkan anaknya di sekolah ini. Adanya beberapa kondisi lingkungan yang rawan menjadikan tantangan bagi MTs Nur Iman Mlangi untuk berinovasi dalam pendidikan.
Disamping melaksanakan pembelajaran Intrakulikuler, MTs Nur Iman Mlangi juga melaksanakan pembelajaran Ekstrakulikuler untuk memfasilitasi peserta didik mengembangkan potensi yang dimiliki sesuai dengan bakat dan minat. Adapun kegiatan Ekstrakulikuler yang dikembangkan antara lain PMR, Pramuka, Hadroh, Bela Diri, Qiro’ah, dan Kaligrafi.
Selain itu MTs Nur Iman Mlangi mengembangkan program plus pembiasaan. Hal ini sesuai dengan teori Empat pilar pendidikan menurut UNESCO meliputi Learning to know, Learning to do, Learning to be, dan Learning to live together. Konsep pembiasaan tersebut meliputi: Berdoa, Sholat Dhuha, Sholat Dzuhur, Tahfidz, Infaq, Ziaroh dan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun) .
Pada saat ini MTs Nur Iman Mlangi mempunyai siswa yang memiliki berbagai macam kemampuan dan sangat sesuai dengan fasilitas sekolah yang sudah tersedia sehingga siswa dapat mengembangkan bakat dan minatnya. Hal ini dibuktikan dengan hasil lomba-lomba akademik maupun non akademik di tingkat Kabupaten, maupun Propinsi. Adapun untuk prestasi yang dicapai dalam tiga tahun terakhir yaitu adalah:
Dari segi out put, siswa yang belajar di sekolah ini juga tidak mengecewakan. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yaitu pada tahun 2017/2018 siswa lulus 100%, pada tahun pelajaran 2018/2019 siswa lulus 100%, pada tahun pelajaran 2019/2020 siswa lulus 100% (Untuk di Tahun Pelajaran 2019/2020 terjadi Kondisi Luar Biasa, pandemic Covid 19 , sehingga tidak ada ujian). Pada tahun pelajaran 2020/2021 siswa lulus 100 %. Pada tahun pelajaran 2021/2022 siswa lulus 100 %. Pada tahun pelajaran 2022/2023 siswa lulus 100 %.
Adapun di tahun 2019/2020 tidak ada Ujian Nasional dikarenakan ada wabah Pandemik Covid-19. Namun madrsah tetep mengadakan Ujian Sekolah Jarak jauh dengan Aplikasi Google Form.
Sekolah sangat mendorong agar siswa mampu berprestasi yang lebih baik dilihat dari kuantitas maupun kualitas lulusannya, begitu juga dengan perkembangan sarana prasarana, kompetensi tenaga kependidikan maupun proses pembelajarannya, sekolah terus melakukan inovasi untuk mengubah menjadi lebih baik dan lebih memfokuskan diri pada kualitas layanan yang semakin memuaskan bagi semua pihak yang menjadikan sekolah sebagai tempat belajar. Hal ini dilakukan semata mata untuk kepentingan anak didik maupun untuk masyarakat sekitarnya.
Fasilitas sarana prasarana cukup memadai, sudah memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan tingkat SMP. Sarana prasarana MTs Nur Iman Mlangi yang dimiliki antara lain: 6 ruang kelas, 1 laboratorium IPA, 1 ruang laboratorium komputer, 1 ruang BK, 1 ruang perpustakaan, 1 musholla, 1 ruang guru, 1 ruang TU, 1 ruang kepala sekolah, 1 kantin, 1 ruang UKS, 1 ruang IPNU-IPPNU, 2 kamar kecil guru dan karyawan, 6 kamar kecil siswa.
MTs Nur Iman Mlangi memiliki tenaga pendidik sejumlah 21 guru dan tenaga kependidikan 5 pegawai. Kualifikasi Pendidik meliputi : 16 orang berkualifikasi S1, 4 orang S2.
Pendidikan umum, seni budaya, agama, dan hampir semua potensi siswa dikembangkan di MTs Nur Iman Mlangi. Hal ini mendapat dukungan penuh dari komite sekolah dan juga mendapat dukungan stake holders. Keadaan ini tidak terlepas dari keberhasilan kepala sekolah dalam mengelola dan memimpin sekolah yang menerapkan pendekatan kekeluargaan, transparansi dan berusaha mengutamakan kesejahteraan untuk kepentingan siswa, guru dan karyawan sehingga semua potensi sekolah dapat dimunculkan secara maksimal.
Kurikulum MTs Nur Iman Mlangi menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), sehingga MTs Nur Iman Mlangi mampu menyelenggarakan Proses Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Edukatif, dan Menyenangkan (PAIKEM). Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah sistem pembelajaran yang cocok dengan kinerja otak, untuk menyusun pola-pola yang mewujudkan makna, dengan cara menghubungkan muatan akademis dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik. Hal ini penting diterapkan agar informasi yang diterima tidak hanya disimpan dalam memori jangka pendek, yang mudah dilupakan, tetapi dapat disimpan dalam memori jangka panjang sehingga akan dihayati dan diterapkan dalam tugas pekerjaan. Berdasarkan pemahaman di atas, menurut metode pembelajaran kontekstual kegiatan pembelajaran tidak harus dilakukan di dalam ruang kelas, tapi bisa di laboratorium, tempat kerja, sawah, atau tempat-tempat lainnya. Mengharuskan pendidik (guru) untuk pintar-pintar memilih serta mendesain lingkungan belajar yang betul-betul berhubungan dengan kehidupan nyata, baik konteks pribadi, sosial, budaya, ekonomi, kesehatan, serta lainnya, sehingga siswa memiliki pengetahuan/ ketrampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkonstruksi sendiri secara aktif pemahamannya. MTs Nur Iman Mlangi menerapkan dan mengembangkan model pembelajaran melalui metode yang mendorong kepada peserta didik, sehingga peserta didik dapat menerima pembelajaran dengan mudah, nyaman menyenangkan dan paham.
Dengan ditetapkannya Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan peraturan-peraturan Pemerintah yang lain yang semuanya bermuara pada peningkatan mutu pendidikan nasional. Dasar pokok inilah yang menjadi rujukan bagi keberlangsungan proses belajar mengajar dalam rtangka meningkatkan kualitas pendidikan rakyat Indonesia.
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan sekolah, MTs Nur Iman Mlangi memiliki tujuan jangka satu tahun ke depan dan tujuan jangka 4 tahun ke depan. Adapun jangka satu tahun ke depan, sekolah mengupayakan adanya peningkatan kemampuan siswa di bidang akademik dan non akademik sesuai standar nasional pendidikan. Begitu juga dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik dalam hal kompetensi maupun kualitas proses belajar mengajarnya serta peningkatan kualitas sarana prasana dan mutu pelayanan yang diharapkan semakin baik ditahun yang akan datang. Dengan demikian diharapkan MTs Nur Iman Mlangi mampu berkompetisi dengan sekolah lain dibidang akademik maupun non akademik di tingkat kabupaten, tingkat propinsi, maupun nasional. Sedangkan tujuan dalam jangka waktu 4 tahun kedepan yaitu pencapaian delapan standar mutu pendidikan dengan maksimal. Tujuan yang lain adalah menghasilkan kurikulum satuan pendidikan sesuai BSNP yang mempertimbangkan kebutuhan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat dan kondisi budaya, usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. Adapun tujuan sekolah dalam jangka waktu 4 tahun yang lain dijelaskan lebih rinci dalam bagian tujuan sekolah.
Sebagai peningkatan kualitas pendidikan di MTs Nur Iman Mlangi, ke depan merencakan dan ingin meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan menjalin hubungan kerjasama dengan sekolah-sekolah lain yang lebih maju baik dalam maupun luar negeri. Hubungan yang terjalin bisa hubungan cultural ataupun hubungan terprogram, seperti student exchange, teacher exchange, dan study comparative.
3. Analisis Konteks Potensi dan karakteristik satuan pendidikan
a. Tenaga Pendidik dan Kependidikan
1). Kekuatan
MTs Nur Iman Mlangi memiliki tenaga pendidik sejumlah 21 guru. Kualifikasi Pendidik meliputi : 16 orang berkualifikasi S1, 4 orang berkualifikasi S2.
2). Kelemahan
Disadari bahwa walaupun secara kualifikasi tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan yang ada di Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi memenuhi standar, namun keterampilan mendidik masih kurang maksimal. Indikasinya adalah dari nilai hasil belajar siswa maupun dari interview kepada siswa perihal metode pembelajaran yang dilakukan guru di kelas.
3). Tantangan
Tuntutan masyarakat dan pemerintah bahwa guru harus berwawasan, berkarya secara profesional serta tuntutan pada Madrasah Standar Nasional. Solusinya adalah memotivasi guru dan secara rutin dilakukan pembinaan-pembinaan baik melalui MGMP Kabupaten, maupun dengan pelatihan.
4). Peluang
Data menunjukkan bahwa setiap tahun jumlah calon peserta didik pendaftar dan yang diterima selalu menunjukkan kelebihan yang sangat banyak ini merupakan peluang Kurikulum MTs Nur Iman Mlangi Tahun pelajaran 2023/2024 tentang kepercayaan masyarakat.
Mencermati dari kekuatan, kelemahan, tantangan dan peluang yang ada bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, maka hal-hal yang perlu dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi adalah dilakukan pembinaan dan pelatihan yang berkelanjutan.
b. Peserta Didik
1). Kekuatan
Penerimaan peserta didik baru dilakakukan melalui seleksi tes dan wawancara. Banyaknya jumlah pendaftar selalu melebihi dari kuota penerimaan. Selain itu Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi Madrasah yang letaknya strategis karena terletak di daerah dengan kultur santri yang sangat kental. Selain itu juga di dukung oleh kekuatan alumni pondok pesantren Mlangi yang telah berabad-abad berdiri sebelum adanya lembaga pendidikan formal. Alumni yang jumlahnya tidak sedikit sangat berperan dalam sosialisasi baik secara lisan maupun media sosial terkait adanya lembaga pendidikan formal MTs Nur Iman Mlangi.
2). Kelemahan
Peserta didik yang berasal dari berbagai daerah dan asal sekolah membutuhkan waktu untuk menyamakan persepsi, dan peserta didik yang tidak tinggal dengan orang tua kandung .
3). Tantangan
Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi harus mempunyai ciri keunggulan yaitu menggabungkan intelektualitas dan spiritualitas secara integratif dalam proses maupun out put peserta didik sehingga menjadi pilihan utama di antara sekolah yang lain.
4). Peluang
Beragamnya kemampuan peserta didik yang masuk di Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi maka mempunyai peluang untuk meningkatkan prestasi peserta didik.
Mencermati dari kekuatan, kelemahan, tantangan dan peluang yang ada bagi peserta didik, maka hal-hal yang perlu dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi adalah : Meningkatkan prestasi siswa baik akademik maupun non akademik dan membuat program jam tambahan setelah selesai pelajaran
Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi Tahun Pelajaran 2023/2024 mengacu pada hasil analisis konteks proses pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan 6 hari efektif dengan rincian 51 jam / minggu untuk kelas VII, VIII dan IX.
d. Sarana Prasarana
1). Kekuatan
Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi berupaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, antara lain : 6 ruang kelas, 1 Lab. Komputer, 1 ruang perpustakaan, 1 Lab. IPA, serta ruang penunjang lainnya.
2). Kelemahan
Lingkungan Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi yang kurang memenuhi dalam sarana prasarana olah raga antara lain : Sanitasi , Tempat Ibadah, Lapangan Sepak bola, belum adanya koridor antar ruang, belum tersedianya ruang pramuka, ruang UKS belum representatif
3). Tantangan
Memprioritaskan dana untuk melengkapi Sarpras
4). Peluang
Memanfaatkan Dana Bosda, Dana BOS , dana SPP
e. Manajemen
1). Kekuatan
Dukungan warga sekolah merupakan kekuatan untuk mewujudkan manajemen berbasis IT.
2). Kelemahan
Dengan dana minimal di sekolah tentulah masih belum cukup untuk mewujudkan manajemen berbasis IT di Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi
3). Tantangan
Dengan tuntutan tersebut pada Standar Manajemen Berbasis Madrasah maka merupakan tantangan untuk mewujudkan manajemen berbasis IT di Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi
4). Peluang
Manajeman berbasis IT akan memberikan kecepatan, ketepatan dan akurat dalam pengolahan data dan informasi demi kemajuan madrasah.
f. Pembiayaan (Dana)
1). Kekuatan
Peserta didik merupakan kekuatan di Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi mengingat kebutuhan personal peserta didik .
2). Kelemahan
Sistem input dana dari siswa yang kurang kuat sehingga sering tejadi keterlambatan pembayaran dari siswa.
3). Tantangan
Karena beragamnya latar belakang ekonomi peserta didik maka menjadi tantangan dalam menstandarkan jumlah dana yang dipungut dari peserta didik.
4). Peluang
Dengan berbagai macam prestasi yang diraih di bidang akademik maupun non akademik maka Madrasah Tsanawiyah Nur Iman Mlangi Sleman mempunyai peluang untuk mendapatkan dana langsung dari masyarakat / orang tua peserta didik guna mewujudkan standar pembiayaan di masa mendatang.
Mencermati dari kekuatan, kelemahan, tantangan dan peluang yang ada bagi peserta didik, maka hal-hal yang perlu dilakukan oleh MTs Nur Iman Mlangi adalah :
1. Meningkatkan prestasi siswa baik akademik maupun non akademik.
Ahmad Faozi, M.Pd. (Kurikulum Mts Nur Iman Mlangi)