BAB III
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
DAN RENCANA PEMBELAJARAN
Kurikulum MTs Nur Iman Mlangi dikembangkan dengan memperhatikan empat ranah yaitu sosial-emosional, intelektual, keterampilan, dan perilaku dengan kompetensi spiritual sebagai payungnya, yang dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran berbasis tema atau integrated curriculum pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Inggris, dan Informatika. Sedangkan untuk mata pelajaran Quran Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, SKI, Bahasa Arab, Seni dan Prakarya, Matematika, Bahasa Jawa, tahfidz, Aswaja/Ke-NU-an dan PJOK dilaksanakan dalam bentuk parsial. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dalam waktu 6 hari masuk madrasah.
Pelaksanaan proses pembelajaran MTs Nur Iman Mlangi dilaksanakan dalam dua macam bentuk kegiatan, yaitu pembelajaran reguler dan blok. Pembelajaran reguler adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas secara rutin sedangkan sistem blok dilaksanakan sesuai event tertentu terutama dalam pembelajaran berbasis proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan pelajar rahmatan lil alamin.
Muatan kurikulum dalam satuan pendidikan memuat beberapa komponen antara lain muatan pembelajaran intrakurikuler, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan pelajar rahmatan lil alamin dan ekstra kurikuler.
Intrakurikuler adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang ditempuh peserta didik. Adapun mata pelajaran yang diselenggarakan oleh MTs Nur Iman Mlangi adalah Pendidikan Agama Islam (Al Quran Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqh, SKI), Bahasa Arab, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Informatika, mata pelajaran pilihan (Seni Budaya dan Prakarya) serta mata pelajaran Bahasa Jawa, Aswaja/Ke-NU-an dan Tahfidz sebagai muatan lokal.
Muatan lokal merupakan bahan kajian pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal yang dimaksud untuk membentuk pemahaman peserta didik terhadap potensi di daerah sekitar tempat tinggal yang mana madrasah tsanawiyyah merupakan sekolah yang berada di lingkungan pondok pesantren dan beraqidah ahlussunah wal jama’ah ala Nahdlatul Ulama. Muatan lokal MTs Nur Iman Mlangi sesuai dengan peraturan Gubernur Jawa Timur adalah Bahasa Daerah ( Bahasa Jawa) dan sesuai dengan corak has lingkungan Yayasan Nur Iman Mlangi yang berbasis pondok pesantren NU.
Strategi pelaksanaan pembelajaran Bahasa Jawa dan Aswaja/Ke-NU-an sesuai dengan ketersediaan guru pengampu yaitu 2 jam pelajaran per minggu dengan berbasis pada budaya, tata nilai, dan kearifan lokal yang berkembang di lingkungan masyarakat untuk menciptakan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Pembelajaran bahasa Jawa diajarkan dengan memperhatikan aspek pragmatik, atraktif, rekreatif, dan komunikatif. Sedangkan mata pelajaran tahfidz dilaksankan dengan metode tahsin dan tahfidz yakni pengajaran tatacara baca sesuai hukum bacaan tajwid dan menghapal jus dan surat yang di tentukan. Untuk kelas VII menghapal jus 30, kelas VIII menghapal surat Hos (Yasin, Arrahman, Waqia’ah, tabarok, Al Kahfi dll).
Pembelajaran bahasa Jawa diarahkan supaya peserta didik memiliki kemampuan dan keterampilan berkomunikasi menggunakan bahasa tersebut dengan baik dan benar, secara lisan maupun tulisan serta menumbuhkembangkan apresiasi terhadap hasil karya sastra dan budaya Jawa. Kemudian tahfidz dijadikan syarat kelulusan dengan target yang telah di tentukan diatas.
Pembelajaran pada MTs Nur Iman Mlangi menekankan pada pembelajaran berbasis literasi dengan mengangkat nilai luhur budaya lokal dan mengacu pada tema-tema yang sudah ditentukan dalam capaian pembelajaran. Dalam pembelajaran berbasis literasi ini peserta didik diharapkan mampu untuk mengkreasikan ide/gagasan untuk memperoleh sebuah karya dalam bentuk tulisan. Pada akhirnya karya ini akan didokumentasikan dalam berbagai bentuk , c ontohnya buku, artikel, atau publikasi digital.
Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis literasi dan numerasi ini tetap harus mengimplementasikan model dan sintak pembelajaran yang sudah ada diantaranya Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Based Learning, dan model pembelajaran lain yang relevan. Adapun muatan kurikulum pada kegiatan intrakurikuler ada pada tabel 3.1
Tabel 3.1 Muatan/ Struktur Kurikulum
| NO | Mata Pelajaran | Kegiatan Regular (Intrakurikuler)per tahun (Minggu) | Proyek Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil alamin (Ko Kurikuler)per tahun | Total per tahun |
| 1 | Pendidikan Agama : | |||
| Al Quran Hadits | 72 (2) | 36 | 108 | |
| Akidah Akhlak | 72 (2) | 36 | 108 | |
| Fikih | 72 (2) | 36 | 108 | |
| SKI | 72 (2) | 36 | 108 | |
| 2 | Bahasa Arab | 108 (3) | 36 | 108 |
| 3 | Pendidikan Pancasila | 72 (2) | 36 | 108 |
| 4 | Bahasa Indonesia | 180 (5) | 36 | 108 |
| 5 | Matematika | 144 (4) | 36 | 108 |
| 6 | IPA | 144 (4) | 36 | 108 |
| 7 | IPS | 108 (3) | 36 | 108 |
| 8 | Bahasa Inggris | 108 (3) | 36 | 108 |
| 9 | PJOK | 72 (2) | 36 | 108 |
| 10 | Informatika | 72 (2) | 36 | 108 |
| 11 | Pilihan:Seni Rupa dan Prakarya | 72 (2) | 36 | 108 |
| 12 | Mulok:Bahasa JawaAswaja/Ke-NU-anTahfidz | 72 (2)72 (2)72 (2) | 363636 | 108108108 |
| JUMLAH | 1440 (44) | 540 | 1620 |
Profil Pelajar Pancasila sesuai Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024.
Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama:
Pelajar dengan dimensi profil ini berarti pelajar tersebut mengamalkan nilai-nilai agama dan kepercayaannya sebagai bentuk religiusitasnya, percaya dan menghayati keberadaan Tuhan serta memperdalam ajaran agamanya yang tercermin dalam perilakunya sehari-hari sebagai bentuk penerapan pemahaman terhadap ajaran agamanya. Dalam usahanya memperkuat iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pelajar dengan profil ini juga menghargai segala bentuk ciptaan Nya, baik itu alam tempat tinggal, manusia lain, dan yang juga tidak boleh dilupakan, dirinya sendiri. Dengan menghargai hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, dirinya sendiri, orang lain, serta alam, maka seorang pelajar dapat memenuhi dimensi ini.
Berikut beberapa elemen dan sub elemen dari dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.
a.1. Akhlak Beragama.
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu ataupun memiliki:
a.2. Akhlak Pribadi
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu menunjukkan ataupun memiliki:
a.3. Akhlak kepada manusia
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu menunjukkan:
a.4. Akhlak kepada Alam
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu menunjukkan:
a.5. Akhlak bernegara
Dalam elemen ini seorang pelajar mmapu menunjukkan:
Pelajar dengan dimensi profil ini merupakan seorang pelajar yang berbudaya, memiliki identitas diri yang matang, mampu menunjukkan dirinya sebagai representasi budaya luhur bangsanya, serta terbuka terhadap keberagaman budaya daerah, nasional, global. Hal ini dapat diwujudkan dengan kemampuan berinteraksi secara positif antar sesama, memiliki kemampuan komunikasi interkultural, serta mampu memaknai pengalamannya di lingkungan majemuk sebagai kesempatan pegembangan dirinya.
Berikut beberapa elemen dan sub elemen dari dimensi Berkebhinekaan Global:
b.1. Mengenal dan menghargai budaya
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu:
b.2. Komunikasi dan interaksi antar budaya
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu menunjukkan:
b.3. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan.
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu menunjukkan:
b.4. Berkeadilan Sosial.
Dalam elemen ini seorang pelajar mampu:
c) Gotong Royong
Seorang pelajar yang memiliki dimensi Gotong Royong berarti pelajar tersebut mampu berkolaborasi dengan orang lain dan secara proaktif mengupayakan pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan orang-orang yang ada dalam masyarakatnya. Pelajar tersebut juga sadar bahwa ia tidak hidup sendiri, memiliki kesadaran diri sebagai bagian dari kelompok, sehingga perlu ada usaha dari dirinya untuk membantu pencapaian kebahagiaan kelompoknya.
Berikut beberapa elemen dan sub elemen dari dimensi Gotong Royong:
c.1. Kolaborasi
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu menunjukkan:
c.2. Kepedulian
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu menunjukkan atau memiliki:
d) Mandiri
Seorang pelajar yang memiliki dimensi Mandiri berarti pelajar tersebut mempunyai prakarsa atas pengembangan diri dan prestasinya dan didasari pada pengenalan kekuatan serta keterbatasan dirinya serta situasi yang dihadapi, dan bertanggung jawab atas proses dan hasilnya. Pelajar yang memiliki dimensi ini juga mampu mengelola dirinya sendiri (pikiran, perasaan, tindakan) untuk mencapai tujuan pribadinya ataupun tujuan bersama.
Berikut beberapa elemen dan sub elemen dari dimensi Mandiri:
d.1. Pemahaman diri dan situasi
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu:
d.2. Regulasi Emosi
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu:
e). Bernalar Kritis
Seorang pelajar yang memiliki dimensi Bernalar Kritis berarti pelajar tersebut mampu menggunakan kemampuan nalar dirinya untuk memproses informasi, mengevaluasinya, hingga menghasilkan keputusan yang tepat untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapinya. Pelajar tersebut mampu menyaring informasi, mengolahnya, mencari keterkaitan berbagai informasi, menganalisa serta membuat kesimpulan berdasarkan informasi tersebut. Dimensi ini juga berarti keterbukaan terhadap berbagai macam perspektif ataupun pembuktian baru (termasuk pada pendapatnya semula yang digugurkan oleh pembuktian baru ini). Keterbukaan ini pun mampu bermanfaat ke depannya karena menumbuhkan pelajar yang terbuka, mau mengubah pendapatnya, serta menghargai pendapat orang lain.
Berikut beberapa elemen dan sub elemen dari dimensi Bernalar Kritis:
e.1. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Dalam elemen ini berarti seorang pelajar mampu:
f). Kreatif
Seorang pelajar yang memiliki dimensi kreatif berarti mampu memodifikasi, menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak untuk mengatasi berbagai persoalan baik untuk dirinya sendiri ataupun untuk lingkungan di sekitarnya.
Berikut beberapa elemen dan sub elemen dari dimensi Kreatif:
Dalam usaha mewujudkan Profil Pelajar Pancasila ini, tentunya perlu peran pendidik untuk menuntun anak serta menumbuhkan Profil Pelajar Pancasila ini. Peran pendidik yang pertama dalam terkait dengan Profil Pelajar Pancasila ini adalah mengenali dan menjalankan profil ini terlebih dahulu. Ketika seorang pendidik mencoba menjalankan profil ini, maka kemudian akan lebih mudah untuk pelajar mengikuti. Keteladanan seorang guru dalam menjalankan ini pastinya akan dilihat dan kemudian dipelajari oleh para pelajar.
Profil Pelajar Pancasila ini juga tidak hanya diajarkan dalam mata pelajaran tertentu, namun terintegrasi dalam muatan pembelajaran. Ini berarti cakupan materi dan program yang akan diberikan kepada pelajar untuk dipelajari dalam proses pembelajaran mampu memunculkan aspek-aspek Profil Pelajar Pancasila dalam tiap mata pelajaran.
Secara harfiah al-rahmat berakar pada kata al-rahman yaitu sikap kasih simpati yang mendorong untuk berbuat kebaikan kepada sesama makhluk. Sedangkan al-alamin diartikan sebagai kumpulan sejenis makhluk Allah yang hidup baik hidup sempurna maupun terbatas. Selanjutnya arti rahmatan lil alamin artinya memahami Al Qur’an dan hadits untuk kebaikan semua manusia, alam dan lingkungan.
Profil pelajar rahmatan lil alamin:
Kegiatan proyek penguatan merupakan kegiatan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran. Kegiatan ini dimaksudkan untuk lebih memperdalam dan menghayati materi pelajaran yang telah dipelajari dalam kegiatan intrakurikuler di dalam kelas. Kegiatan ini dapat dilakukan secara individual maupun kelompok. Ada beberapa bentuk kegiatan penguatan Profil Pelajar Pancasila dan rahmatan lil alamin MTs Nur Iman Mlangi.
Pelaksanaan kegiatan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan rahmatan lil alamin MTs Nur Iman Mlangi dilaksanakan tiga kali dalam satu tahun pelajaran, yaitu pada bulan Oktober 2023, Pebruari 2024 dan Mei 2024. Peserta didik harus menyelesaikan 3 tema di setiap tahun pelajaran. Tema yang diambil mengacu pada Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin dan penentuan pemilihan tema ditentukan melalui musyawarah antara guru pengampu mata pelajaran. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam penilaian. Proyek tersebut merupakan kolaborasi antara beberapa mata pelajaran, namun dengan penilaian dan jenis proyek yang berbeda tiap mata pelajaran.
Alur/tahapan pelaksanaan proyek tiap mata pelajaran adalah sebagai berikut: 1) Penentuan tema proyek Profil Pelajar Pancasila dan rahmatan lil alamin tiap mata pelajaran dilaksanakan pada saat pembelajaran di kelas; 2) Tiap jenjang menentukan tema yang akan dipilih dengan didampingi guru mata pelajaran masing-masing kelas; 3) Guru mata pelajaran saling berkoordinasi untuk menentukan kolaborator yang sesuai; 4) Kelompok mata pelajaran kemudian mendesain proyek yang sesuai dengan tema yang dipilih; 5) Guru mata pelajaran kemudian merancang kisi-kisi, materi dan penilaian proyek beserta Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD).
Kegiatan proyek profil pelajar Pancasila dilaksanakan dengan mengacu pada model pembelajaran berbasis proyek (PJBL). Langkah kegiatan pembelajaran berbasis proyek ini antara lain: 1) Mengambil topik yang sesuai realita dengan menentukan pertanyaan mendasar untuk memulai proyek; 2) Mendesain pelaksaan proyek; 3) Menyusun jadwal proyek; 4) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek ;5) Menguji Hasil; 6) Mengevaluasi pengalaman yang sudah diperoleh oleh peserta didik.
Pelaksanaan kegiatan ini didampingi oleh guru mata pelajaran, pembina dan wali kelas dengan tetap melibatkan orang tua baik secara langsung maupun tidak langsung. Pihak madrasah mengadakan pemantauan terkait kegiatan proyek tersebut.
Berikut adalah kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil alamin yang dirancang MTs Nur Iman Mlangi pada tahun pelajaran 2024/2024.
Tabel 3.2 Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin
| NO | TEMA | BENTUKKEGIATAN | SASARANNILAI PPP / PRA | MAPELTERINTEGRASI | WAKTU |
| 1 | Kearifan Lokal | Ro’an AkbarBazarZiarah Kubur | Kreatif, gotong royong dan bernalar kritis | Semua mata pelajaran (Pendidikan Pancasila,Quran Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, SKI, Matematika, IPA, IPS, Prakarya, Bhs. Indonesia, Bhs Inggris, Bhs Arab, Bhs. Jawa, Penjasorkes, dan Informatika, Aswaja) | oktober 2023Minggu ke-3 dan 4 |
| 2 | Bangunlah Jiwa dan Raganya | Kegiatan Lomba antar kelas (Olahraga, menghias kelas, poster dengan tema NAPZA)Pameran (Luring/ daring)- Muhadhoroh 4 Bahasa | GotongRoyong, kreatif, mandiri, bernalar kritis | Semua mata pelajaran | Pebruari 2024Minggu ke 4 -Setiap tgl 25 (Muhadhoroh 4 Bahasa) |
| 3 | Kewirausahaan | – Ekonomi kreatif pembuatan batik khas Mlangi- Bazar luring atau daring melalui media sosial MTs Nur Iman Mlangi | Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia, mandiri, kreatif dan inovatif | Semua mata pelajaran | Mei 2024Minggu ke- 3 dan 4 |
Pengembangan diri adalah merupakan pelayanan bantuan untuk peserta didik baik individu maupun kelompok agar berkembang secara optimal dalam hubungan pribadi, sosial, belajar, dan karir, melalui proses pembiasaan, pemahaman diri dan lingkungan untuk mencapai kesempumaan perkembangan diri.
Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum madrasah. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembetukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan ekstra kurikuler dan kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial, kegiatan belajar, dan pengembangan karir, serta kegiatan pembiasaan.
a. Tujuan
Tujuan pengembangan diri adalah membantu memandirikan peserta didik dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minatnya. Membina dan menumbuhkan bakat, minat, kreativitas, kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan, kemandirian, kemampuan sosial, kemampuan belajar, wawasan dan perencanaan karir dan kemampuan pemecahan masalah.
Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, praktisi, atau alumni yang memiliki kualifikasi yang baik berdasarkan surat keputusan kepala sekolah.
b. Bentuk Pelaksanaan dalam Kegiatan Pembiasaan
Bentuk dan pola pelaksanaan pengembangan diri dan waktunya ada 2 macam:
Kegiatan ini adalah kegiatan yang waktu dan jadwal kegiatannya disesuaikan dengan kebutuhan, substansi dan kompetensi yang akan dicapai, serta situasi dan kondisi sekolah, yang meliputi:
Tabel 3.3
Jadwal Pembiasaan
| No | Nama Kegiatan | Kelas | Hari | Waktu |
| 1 | Terprogram | |||
| a. Bimbingan Konseling | VII s/d IX | Senin s/dSabtu | sesuai jadwal | |
| b. Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) | VII s/d IX | Sesuai jadwal | sesuai jadwal | |
| c. Kegiatan Pentas Seni | VII s/d IX | Sesuai jadwal | sesuai jadwal | |
| 2 | Tidak Terprogram | |||
| a. Rutin | ||||
| Membaca Al Qur’an | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | 07.00 – 07.10 | |
| Melaksanakan infaq | VII s/d IX | Jum’at | Sebelum istirahat | |
| Menjaga Kebersihan Kelas dan Lingkungan | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | sesuai jadwal | |
| Berdo’a bersama setiap awal dan akhir pelajaran | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | sesuai jadwal | |
| Berjabat tangan dengan guru setiap awal dan akhir pelajaran | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | sesuai jadwal | |
| Menjaga Kerapian Berpakaian | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | sesuai jadwal | |
| Berbicara sopan setiap saat kepada setiap warga sekolah | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | sesuai jadwal | |
| Terjadwal | ||||
| Upacara Bendera | VII s/d IX | Senin | – 07.40 | |
| Sholat dluha dan sholat dluhur berjamaah | VII s/d IX | Senin s.d Kamis, dan Sabtu | sesuai jdawal | |
| Istighosah dan doa bersama | VII s/d IX | Jumat | Sesuai jadwal | |
| Spontan | ||||
| Membiasakan mengucap salam kepada setiap warga sekolah yang baru ditemui | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Membiasakan membuang sampah pada tempatnya | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Membiasakan mengatasi perbedaan pendapat dengan benar | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Mengunjungi Teman yang sakit | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Mengadakan Ta’ziah | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Keteladanan | ||||
| Memberi contoh berpakaian rapi | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Memberi contoh datang dan pulang tepat waktu | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Memberi contoh hidup sederhana | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Memberi contoh memuji hasil karya orang lain | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional | |
| Memberi contoh bertutur kata yang baik | VII s/d IX | Senin s/d Sabtu | Situasional |
Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran, untuk itu dalam penilaian kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif (amat baik, baik, cukup, dan kurang). Satuan waktu penilaian adalah setiap akhir semester.
Bidang Kecakapan Kelas VII Semester Ganjil:
Mampu Menghafal dengan benar:
Mampu menjelaskan:
Mampu Mempraktekkan:
Menghafal dengan benar:
Bidang Kecakapan Kelas VII Semester Genap:
Mampu menghafal dengan benar:
Mampu menyebutkan:
Mampu mempraktikkan dengan benar:
Menghafal dengan benar:
Bidang Kecakapan Kelas VIII Semester Ganjil:
Mampu menghafal dengan benar:
Mampu menyebutkan:
Mampu mempraktikkan dengan benar:
Menghafal dengan benar dan fasih:
Bidang Kecakapan Kelas VIII Semester Genap:
Mampu menghafal dengan benar:
Mampu menyebutkan dengan benar:
Mampu menjelaskan dengan benar:
Menghafal dengan benar dan fasih:
Bidang Kecakapan Kelas IX:
Mampu menghafal dengan benar Jus 1
Mampu menyebutkan:
Mampu menjelaskan dengan benar:
Menghafal dengan benar dan fasih:
Kegiatan ekstrakurikuler atau pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. Kegiatan pengembangan diri dibawah bimbingan konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karier peserta didik serta kegiatan ekstrakurikuler, seperti kepramukaan, kepemimpinan, kelompok seni-budaya, kelompok tim olahraga, dan kelompok ilmiah remaja.
a. Jenis-Jenis Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan Ekstrakurikuler di Madrasah TsanawiyahMTs Nur Iman Mlangi terdiri dari:
Tujuan kegiatan Pramuka adalah:
Sasaran dari kegiatan pramuka ini adalah siswa Kelas VII, VIII, dan IX.
Tabel 3.4
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Pramuka
Tingkat Penggalang Ramu
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| 1. Memiliki kecakapan kebangsaan 2. Memiliki kecakapan Pramuka3. Memiliki kecakapan sosial4. Melengkapi administrasi5. Memiliki kecakapan spiritual | Mengenal bendera kebangsaan IndonesiaMenyanyikan lagu Indonesia RayaHafal PancasilaMembiasakan menggunakan bahasa Indonesia di pertemuan penggalangHafal Dasa Darma dan Tri SatyaMembiasakan salam PramukaMengenal lambang gerakan PramukaMengenal sruktur organisasi dalam gugus depanMengikuti latihan pasukan penggalang minimal 6 kali berturut-turutMelakukan baris-berbarisMenyampaikan berita secara lisanMengumpulkan data untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaanMembuat dan menggunakan simpul-simpulMenjamu tamu dengan baik (untuk putri)Membuat dua hasty karya (untuk putra)Memiliki buku tabunganMembayar uang iuran pada gugus depanMengucapkan syahadatMenyebutkan rukun iman dan Islam |
Tingkat Penggalang Rakit
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| 1. Memiliki kecakapan kebangsaan2. Memiliki kecakapan sosial3. Memiliki kecakapan pramuka4. Memiliki ketrampilan5. Memelihara kesehatan6. Memiliki kecakapan spiritual | Mengenal lambang negara IndonesiaMenyanyikan lagu-lagu kebangsaanMengenal hari nasional dan pahlawan nasionalMengikuti kerja bakti gotong-royongMengenal sopan santun dalam pergaulanMengamalkan dasa darma dan Tri SatyaMengenal tanda pengenal PramukaDapat memimpin barisanMenggunakan isyarat morse dan semaphoreMengikuti latihan pasukan Penggalang Ramu minimal 10 kaliMemperbaiki kerusakan kecil alat rumah tanggaMemberi pertolongan pertama pada kecelakaanMemasak makanan di perkemahanMembuat peta lapangan dan sketsa pemandanganMengenal makanan yang bergiziMengenal jenis penyakit menularMemelihara tanaman berguna dan binatang ternakMembaca do’a harian |
Tingkat Penggalang Terap
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| 1. Memiliki kecakapan kebangsaan2. Memiliki kecakapan sosial3. Memiliki kecakapan pramuka3. Memiliki kecakapan personal4. Memelihara kesehatan5. Memiliki kelengkapan administrasi6. Kecakapan spiritual | Menyebutkan arti dan sejarah Sumpah PemudaBersungguh-sungguh mengamalkan PancasilaMengetahui tentang PBBMengenal tempat-tempat di kecamatanMengikuti kerja bakti di kampung, tempat ibadah serta pernah membantu lembaga seperti PMI, PKK, dan Karang TarunaMengikuti latihan pasukan sebagai Penggalang Rakit minimal 10 kali.Menaksir jarak, tinggi, luas, isi, berat dan suhuMembuat peta pitaMerencanakan dan mempersiapkan rapat kecilMembuat balai rumah yang sederhanaMenerapkan kebersihan dan kesehatan di perkemahan, rumah, dan lingkungannyaMelakukan olah raga atletik atau renang dan olah raga permainanMemiliki buku tabunganMembayar uang iuranMembantu jalannya administrasi keuangan gugus depannyaMemiliki minimal satu tanda Kecakapan KhususMenyebutkan hari-hari raya IslamBertindak sebagai imam dalam sholat berjamaah di perkemahan |
Kegiatan ekstrakurikuler pilihan merupakan Kegiatan Ekstrakurikuler yang dapat dikembangkan dan diselenggarakan oleh Madrasah dan dapat diikuti oleh peserta didik sesuai bakat dan minatnya masing-masing.
Macam-macam kegiatan ekstrakurikuler pilihan adalah sebagai berikut :
Tujuan: Mengembangkan bakat, minat dan prestasi siswa dalam bidang olah raga bola voli, meningkatkan kualitas kesehatan fisik dan mental siswa, serta mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi kegiatan Aksioma dan Porseni.
Sasaran dari kegiatan ini adalah kelas VII dan VIII.
Tabel 3.5
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Bola Voli
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| Mempraktikan teknik dasar bola voli | 1. Melakukan berbagai teknik servis2. Melakukan berbagai teknik passing3. Melakukan berbagai teknik smash4. Melakukan berbagai teknik block5. Melakukan berbagai teknik dig6. Mengenal berbagai peraturan dalam bermain bola voli |
Tujuan:
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa kelas VII dan VIII.
Tabel 3.6
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Tilawah
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| 1. Tajwid | Makharijul hurufSifat Al hurufAhkan Al hurufAhkam Almad wal qasor |
| 2. Fashohah | Ahkan Al waqof wal ibtida’Mura’at Al huruf Wal harokatMuro’at Al kalimat Wal ayat |
| 3. Suara | 3.1 Kejernihan / kebeningan3.2 Kehalusan3.3 Kenyaringan3.4 KeutuhanPengaturan nafas |
| 4. Lagu dan bacaan | Lagu pertama Jumah lagu4.3 Perhatian, keutuhan, dan tempo laguIrama dan gaya4.5 Variasi |
Tujuan :
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa kelas VII – VIII.
Tabel 3.7
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Hadrah
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| Teknik memukul terbang/rebana | 1.1 NikahanNikahan pukulan 1Nikahan pukulan 2Nikahan pukulan 31.2 AnakanAnakan pukulan 1Anakan pukulan 2Anakan pukulan 3Anakan pukulan 41.3 Variasi pukulan – Variasi pukulan lagu cepat – Variasi pukulan lagu lambat |
| Teknik vocal | 2.1 Teknik pernafasan2.2 Vokal lagu rendah2.3 Vokal lagu tinggi |
| 3. Teknik backing vokal | 3.1 Terknik pernafasan3.2 Backing vokal lagu rendah3.3 Backing vokal lagu tinggi |
| 4. Teknik pementasan 5. Praktik pementasan hadrah | 4.1 Pembuka4.2 Lagu pembukaSalam penutup |
Tujuan Umum:
Tujuan umum diselenggarakannya pembinaan ini adalah untuk mengembangkan sikap ilmiah peserta didik sehingga mampu bersikap dan bertindak berdasarkan proses ilmiah yang tercermin dalam sifat-sifat: berfikir sistematik, rasional, realistis, objektif, jujur, berani, terbuka, toleran, kreatif, kritis dan skeptic.
Tujuan Khusus:
Sasaran dari kegiatan ini dalah siswa kelas VII – VIII.
Tabel 3.7
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar KIS
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| Menerapkan konsep dan prinsip dasar Penelitian Ilmiah | Mendeskripsikan hakekat Penelitian IlmiahMenerapkan bahasa sebagai sarana berfikir IlmiahMenerapkan penulisan Karya Ilmiah |
| Menerapkan konsep dan prinsip dasar Penelitian Ilmiah Kualitatif | Menyusun rancangan penelitianMenyusun usulan (proposal) penelitianMenyusun laporan penelitian |
| Menerapkan konsep dan prinsip dasar Penelitian Ilmiah Kuantitatif | Melakukan pengumpulan dataMelakukan pengolahan data |
Tujuan:
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa kelas VII – VIII.
Tabel 3.8
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Seni Musik
| STANDAR KOMPETENSI | KOMPETENSI DASAR |
| Memahami berbagai lagu | Menentukan jenis lagu yang diperdengarkanMengidentifikasi elemen-lemen musik, irama, tempo, nada, diamika dari beragam laguMengidentifikasi lagu yang didengar berdasarkan fungsi sosialnya |
| Mengapresiasi berbagai karya seni music | Menuliskan/mengutarakan keunikan/keindahan dan pesan dari lagu yang didengar |
| Menerapkan berbagai keterampilam dalam bermusik | Terampil memainkan berbagai alat musikTerampil melakukan olah vokal sebagai penyanyi |
Tujuan:
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa terpilih berdasarkan hasil seleksi di kelas VII dan VIII pada bidang Matematika, IPA, IPS, kebahasaan, dan keagamaan serta mata pelajaran lain yang memungkinkan.
Tujuan:
Sasaran siswa kelas VII, VIII dan IX yang berminat.
Target:
Hafal Al Qur’an minimal 3 juz dalam waktu 3 tahun selama belajar MTs Nur Iman Mlangi.
Tujuan:
Materi:
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX yang akan menjadi petugas upacara pada hari Senin.
Tujuan:
Materi pelatihan:
Tujuan:
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa kelas VII dan VIII.
Tabel 3.9
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Seni Lukis dan Kaligrafi
| KOMPETENSI INTI | KOMPETENSI DASAR |
| Memahami berbagai lukisan dan kaligrafi | Menentukan jenis lukisan/ kaligrafi Mengidentifikasi unsur-unsur rupa seperti garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang dan gelap terang dari beragam lukisan/kaligrafi |
| Mengapresiasi berbagai karya seni lukis/kaligrafi | Menuliskan/mengutarakan keunikan/keindahan dan makna dari karya seni lukis/kaligrafi |
| Menerapkan berbagai keterampilan dalam melukis dan membuat kaligrafi | Terampil membuat karya lukis dengan berbagai bahan dan teknikTerampil membuat karya kaligrafi dengan berbagai bahan dan teknik |
Ekstrakurikuler Tari Saman merupakan sebuah wadah bagi siswa/i MTs Nur Iman Mlangi yang bertujuan mengasah rasa dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh siswa,ekstrakurikuler Tari Saman di MTs Nur Iman Mlangi wajib untuk semua siswi kelas VII s/d IX.
Maksud dan Tujuan ekstrakurikuler tari saman ini adalah sebagai berikut :
Tabel 3.12
Jadwal Kegiatan Ekstra Kurikuler
| No | Nama Kegiatan | Hari | Waktu | Pembina |
| 1 | Tahfidh | Senin-Sabtu | 14.45 – 15.45 | Riyani, AH |
| 2 | Hadrah | Senin | 14.00 – 15.30 | Sigit Priyanto, S.Pd. |
| 3 | Tari Saman | Rabu | 14.00 – 15.30 | Ikfina Dzakiya |
| 4 | Seni Musik | Senin | 14.00 – 15.30 | Aminullah, MH. |
| 5 | Paskibra | Sabtu | 14.00 – 15.30 | Abd. Rohim, S.Pd. |
| 6 | MTQ | Selasa | 14.00 – 15.30 | Irvan Fauzi, S.Ag. |
| 7 | Silat/pagar Nusa | Sabtu | 14.00 – 15.30 | Riyadlul Athwari, S.Kom |
| 10 | Karya Ilmiah Siswa | Rabu dan Sabtu | 13.45 – 15.45 | Ahmad Faozi |
| 11 | Olimpiade (OTC) | Senin –Sabtu | 13.45 – 14.45 | Abd. Rohim, S.Pd.Ery Wiyandari, SEJuwita, S.Pd. |
| 12 | Seni Tari | Selasa | 14.00 – 15.30 | Giyanti, S.Pd. |
| 13 | Seni Lukis dan Kaligrafi | Rabu | 14.00 – 15.30 | Irvan fauzy, S.Ag. |
| 14 | Pramuka | Jum’at | 14.00 – 15.30 | -Abd. Rohim, S.Pd.Sigit Priyanto, S.Pd. |
| 15 | Paduan Suara | Kamis | 14.00 – 15.30 | Wahyu Widayati, S.Pd,I |
| 16 | Jurnalistik | Rabu | 14.00 – 15.30 | Nanang Musafa, S.Ag |
| 17 | Informtika | Senin – Sabtu | 14.00 – 15.30 | Ainun Najib, S.Kom.Riyadlul Athwari, S.Kom. |
| 18 | Teater | Sabtu | 14.00 – 15.30 | Kak IwanAbd. Rohim |
Kegiatan ektrakurikuler dinilai dan dilaporkan secara berkala (setiap akhir semester) kepada Kepala Madrasah melalui wakil kepala madrasah bidang kurikulum dan orang tua dalam bentuk nilai kualitatif A, B, C, atau D beserta deskripsi kemampuan yang telah dicapai.
Bimbingan dan konseling sebagai bagian integral dari proses pendidikan memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam pengembangan kualitas manusia Indonesia yang telah diamanatkan dalam tujuan pendidikan nasional di dalam: Undang-Undang Sisdiknas No 20 Tahun 2003 yaitu: 1) beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, 2) berakhlak mulia, 3) memiliki pengetahuan dan keterampilan, 4) memiliki kesehatan jasmani dan rohani, 5) memiliki kepribadian yang mantap dan mandiri, serta 6) memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Tujuan tersebut mempunyai implikasi imperatif (yang mengharuskan) bagi semua tingkat satuan pendidikan untuk senantiasa memantapkan proses pendidikannya secara bermutu ke arah pencapaian tujuan pendidikan tersebut.
Dengan demikian, pendidikan yang bermutu adalah suatu proses yang menghantarkan peserta didik ke arah pencapaian perkembangan diri yang optimal. Hal ini karena peserta didik sedang berkembang ke arah kematangan atau kemandirian.
Kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling itu sendiri merupakan bantuan untuk peserta didik baik secara perorangan maupun kelompok, agar mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bimbingan dan konseling pribadi, sosial, belajar dan karir, melalui berbagai jenis pelayanan dan kegiatan pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling MTs Nur Iman Mlangi disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 111 tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang menyatakan bahwa Layanan Bimbingan dan Konseling memiliki tujuan membantu Konseli mencapai perkembangan optimal dan kemandirian secara utuh dalam aspek pribadi, belajar, sosial, dan karir. Sebagai upaya memperjelas dan mempermudah dalam pencapaian tujuan yang telah menjadi keputusan atau kesepakatan bersama dalam rangka mencapai tujuan pendidikan pada umumnya.
Program unggulan MTs Nur Iman Mlangi yang tak kalah penting ialah Tahfidzul Qur’an. Dengan adanya program tahfidz, seluruh siswa (santri) dapat memupuk dirinya dengan semangat qur’ani, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berpegang teguh terhadap Al-Qur’an, karena bagaimanapun Al-Quran adalah relevansi Mahakarya yang berisikan firman Allah Swt. Hal ini tidak diragukan lagi guna menjawab berbagai macam tantangan zaman yang semakin kompleks. Termasuk tantangan dalam membentuk pribadi yang berkepercayaan diri tinggi dan menciptakan generasi islami nan qur’ani. Setiap tahunnya Mts Nur Iman Mlangi selalu melahirkan siswa (santri) tahfidzul quran bil ghoib sebagai salah satu bentuk representasi dari 4 program unggulan.
Adapun metode yang dilakukan untuk kesuksesan program tahfidz adalah sebagai berikut:
Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) merupakan bagian dari Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM) yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Jawa Timur Tahun 2018.
Program prioritas untuk mendukung program Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) yang dicanangkan oleh MTs Nur Iman Mlangi adalah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan madrasah yang warganya literat sepanjang hayat.
Seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX
Kurikulum MTs Nur Iman Mlangi dikembangkan dengan memerhatikan empat ranah yaitu sosial-emosional, intelektual, keterampilan, dan perilaku dengan kompetensi spiritual sebagai payungnya, yang dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran berbasis integrated curriculum pada semua mata pelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dalam waktu 6 hari masuk madrasah.
Muatan kurikulum dalam satuan Pendidikan memuat beberapa komponen antara lain muatan pembelajaran Intrakurikuler, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil alamin, Pengembangan diri, program unggulan, serta ekstrakurikuler.
Pengaturan beban belajar dan muatan pembelajaran MTs Nur Iman Mlangi diatur sebagai berikut.
Tabel 3.13 Pengaturan Beban Belajar dan Muatan Pembelajaran
| NO | MUATAN PEMBELAJARAN | BEBAN BELAJAR | PENGATURAN |
| 1. | Intrakurikuler | Wajib | Beban belajar ini memuat semua mata pelajaran yang bersifat nasional.Materi pembelajaran setiap mata pelajaran mengacu pada Capaian Pembelajaran.Diatur dalam kegiatan reguler. |
| Tambahan | Memuat mata pelajaran Bahasa Jawa yang sesuai karakterisrik Provinsi Jawa Timur.Diatur dalam kegiatan reguler. | ||
| 2. | Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin | Wajib | Muatan pembelajaran mengacu pada 7 tema proyek Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin.Diatur dalam kegiatan proyek.Dilaksanakan dalam sistem blok |
| 3 | Ekstrakurikuler | Tambahan | Memiliki muatan yang menjadi kebutuhan menyalurkan bakat dan minat peserta didik MTs Nur Iman Mlangi.Diatur dalam kegiatan di luar kegiatan reguler dan proyek PPP |
| 4 | Pembiasaan | Tambahan | Memiliki tujuan untuk menanamkan penghayatan peserta didik terhadap pengamalan ajaran agamanya dan akhlakul karimahDiatur dalam kegiatan pra pembelajaran dan diwaktu-waktu tertentu diluar jam pembelajaran intra kurikuler. |
| 5 | Program Prioritas | Tambahan | Memiliki muatan yang menjadi prioritas dan icon MTs Nur Iman Mlangi.Diatur dalam kegiatan di luar kegiatan reguler dan proyek PPP |
Sedangkan pembagian alokasi waktu per tahun bisa dilihat pada tabel 3.1. Pengaturan alokasi waktu perminggu sesuai dengan Permendikbud tentang Prinsip Dasar Kurikulum Operasional Madrasah adalah total 31 jam pelajaran tatap muka tiap minggu sudah termasuk mata pelajaran muatan lokal 2 jam pelajaran sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur. Adapun pelaksanaan proyek Profil Pelajar Pancasila dilaksanakan minimal 20% dari total waktu pembelajaran yang ada.
Program inklusi adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya.
Dengan latar belakang tujuan untuk menerapkan pendidikan untuk semua, MTs Nur Iman Mlangi menempatkan diri sebagai madrasah inklusi, yang menerima peserta didik dengan berbagai latar belakang kemampuan diri. Dalam memfasilitasi program tersebut MTs Nur Iman Mlangi merencanakan program inklusi dengan cara pembimbingan individu pada peserta didik yang berkebutuhan khusus, baik akademik maupun non-akademik dengan melibatkan berbagai pihak. Pihak tersebut diantaranya orang tua dan pembimbing khusus. Diharapkan peserta didik yang berkebutuhan khusus mampu mengembangkan kemampuan yang mereka miliki. Evaluasi dari kegiatan ini direncanakan tiap semester oleh dewan guru dan pihak- pihak yang berkompeten.
Kenaikan kelas peserta didik ditetapkan melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang telah disepakati oleh seluruh warga MTs Nur Iman Mlangi, seperti minimal kehadiran, ketaatan pada tata tertib, dan peraturan lainnya yang berlaku di MTs Nur Iman Mlangi. Peserta didik MTs Nur Iman Mlangi dinyatakan naik kelas apabila memenuhi syarat:
(Boleh tidak tuntas sebanyak tiga mata pelajaran selain mata pelajaran kelompok agama, serta bahasa Indonesia)
Berdasarkan Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Nomor: 0011/P/BSNP/XII/2011 Tentang Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK
Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
Mutasi ke dalam MTs Nur Iman Mlangi
Peserta didik dari luar madrasah/madrasah dapat mutasi ke MTs Nur Iman Mlangi dengan ketentuan sebagai berikut:
Menyampaikan surat permohonan dari wali / orang tua peserta didik
Berasal dari Madrasah Tsanawiyah Negeri atau Berasal dari Madrasah Tsanawiyah Swasta kelas VII dan VIII.
Dari SMPIT yang nilai Akreditasinya minimal B dan menempati kelas VII.
Memiliki rapor sesuai dengan jenjang kepindahannya serta jenjang sebelumnya.
Nilai rapor termaksud di atas semuanya telah mencapai ketuntasan.
Memiliki Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari madrasah asal & bukan karena dikembalikan kepada orang tua.
Memenuhi kewajiban administrasi madrasah.
Tidak terlibat dan tidak menjadi anggota organisasi terlarang, geng, dan organisasi terlarang lainnya dengan menandatangi Surat Kesanggupan bermaterai.
Sanggup menaati peraturan dan tata tertib MTs Nur Iman Mlangi dengan menandatangi Surat Kesanggupan
Memiliki kompetensi keagamaan dan Qur’an, sama dengan masing-masing tingkat.
Mutasi diberlakukan terhadap peserta didik dengan kriteria :
Atas pengajuan diri wali peserta didik atau peserta didik itu sendiri.
Selama 2 kali berturut-turut tidak naik pada tingkat kelas yang sama.
Melakukan pelanggaran berat terhadap peraturan yang telah ditetapkan oleh madrasah
Menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi.
Tidak Masuk sekolah berturut selama satu bulan ( 30 Kali Tanpa keterangan )
Uji coba selama 3 bulan, jika tidak ada perubahan maka dikembalikan
Sesuai dengan ketentuan tata tertib MTs Nur Iman Mlangi
Penilaian
Penilaian yang dilaksanakan di MTs Nur Iman Mlangi adalah penilaian otentik yang mencakup penilaian diri, penilaian teman sejawat, jurnal, penilaian berbasis portofolio, penilaian proyek, penilaian unjuk kerja, penilaian harian, kegiatan tengah semester, penilaian akhir semester, penilaian akhir tahun dan ujian madrasah.
Penilaian hasil belajar peserta didik di MTs Nur Iman Mlangi didasarkan prinsip–prinsip sebagai berikut.
Penilaian hasil belajar MTs Nur Iman Mlangi mencakup kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Cakupan penilaian merujuk pada ruang lingkup materi dan kompetensi mata pelajaran.
Teknik dan Instrumen Penilaian yang digunakan MTs Nur Iman Mlangi adalah sebagai berikut :
Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian teman sejawat dan jurnal. Instrumen yang digunakan untuk observasi, penilaian diri dan penilaian antar peserta didik adalah daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang disertai rubrik, sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik.
Pendidik menilai kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan,dan penugasan. Penugasan berupa tugas terstruktur dan dan tugas mandiri tidak terstruktur.
Pendidik menilai kompetensi keterampilan melalui kinerja yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan menugaskan tes praktik, projek dan penilaian portofolio, instrument yang digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik. Instrumen penilaian harus memenuhi persyaratan. Yang pertama substansi yang mempresentasikan kompetensi yang dinilai. Kedua, konstruksi yang memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrument yang digunakan. Ketiga, penggunaan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
Kalender akademik adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran, yang mencakup permulaan tahun pelajaran, waktu belajar, libur madrasah, jadwal kegiatan dalam kalender akademik. Dengan adanya kalender akademik guru dapat merancang jadwal kegiatan selama satu semester sehingga mempermudah guru untuk merencanakan kegiatan belajar mengajar.
Setiap permulaan tahun pelajaran, tim penyusun program di MTs Nur Iman Mlangi menyusun kalender akademik untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun pelajaran.
Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Permulaan tahun pelajaran pada tahun pelajaran 2023/2024 adalah tanggal 18 Juli 2023. Tanggal 18 Juli 2023 sampai 20 Juli 2023 digunakan untuk kegiatan Masa Ta’aruf Santri Baru Madrasah (MATSAMA/MASTASIBA). Tanggal 10 Juli 2023 sampai 12 Juli 2023 dijadwalkan untuk penyusunan perangkat mengajar. Murid kelas VIII dan IX pada 18 Juli 2023 mencatat jadwal pelajaran dan pembentukan pengurus kelas oleh wali kelas masing-masing yang dilanjutkan dengan pelajaran.
Minggu efektif belajar untuk satu tahun pelajaran adalah 45 minggu efektif yang terbagi menjadi 23 minggu efektif untuk semester ganjil dan 22 minggu efektif untuk semester genap. Namun minggu efektif semester genap untuk kelas IX adalah 15 minggu. Jumlah minggu efektif ini termasuk pekan-pekan penilaian yang terdiri dari penilaian harian, kegiatan tengah semester, penilaian akhir semester ganjil dan penilaian akhir tahun.
Waktu pembelajaran efektif tatap muka enam hari dalam seminggu, yaitu hari Senin sampai dengan Sabtu. Pada hari Senin, Selasa, dan Rabu waktu belajar dimulai pukul 07.00 dan diakhiri pukul 13.25. Pada hari Kamis dan Sabtu waktu belajar dimulai pukul 07.00 dan diakhiri pukul 12.45. Pada hari Jum’at waktu belajar dimulai pukul 07.00 dan diakhiri pukul 10.45. Waktu pembelajaran menggunakan sistem semester yang dibagi menjadi dua semester, yaitu semester ganjil dan semester genap.
Rincian Minggu Efektif Semester 1 Tahun Pelajaran 2023/2024
Berdasarkan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2023/2024, rencana awal semester tahun pelajaran 2022/2023 dimulai pada tanggal 10 Juli 2023 dan berakhir pada 15 Desember 2023.
Jumlah Hari Efektif Belajar Sekolah/Madrasah dalam Tahun Pelajaran 2023/2024 sekurang-kurangnya 200 (dua ratus) hari, sebanyak-banyaknya 245 (dua ratus empat puluh lima) hari.
Jumlah minggu efektif Semester 1 Tahun Pelajaran 2023/2024 sebanyak 25 (dua puluh lima) minggu dan minggu tidak efektif sebanyak 19 (sembilan belas) minggu, dengan rincian sebagai berikut.
Tabel Jumlah Minggu dalam Satu Semester
| No | Nama Bulan | Jumlah Minggu | Minggu | Keterangan | |
| Tidak Efektif | Efektif | ||||
| 1 | Juli 2023 | 4 | 1 | 3 | – |
| 2 | Agustus | 5 | 0 | 5 | – |
| 3 | September | 4 | 0 | 4 | – |
| 4 | Oktober | 4 | 0 | 4 | – |
| 5 | November | 4 | 1 | 3 | – |
| 6 | Desember | 4 | 4 | 0 | – |
| Jumlah | 25 | 6 | 19 | ||
Tabel Minggu Tidak Efektif
| No | Uraian Kegiatan | Jumlah (Minggu) | Keterangan |
| 1 | Libur Semester 2 TP 2022/2023 | 1 | Juli, Minggu ke – 1 |
| 2 | Penilaian Tengah Semester 1 | 1 | September, Minggu ke-1 |
| 3 | Penialain Akhir Tahun | 1 | November, Minggu ke-1 |
| 4 | Remidi dan Pengayaan | 1 | Desember, Minggu ke-1 |
| 5 | Pengolahan dan Pembagian Rapor | 1 | Desember, Minggu ke-2 |
| 6 | Libur Semester 1 TP 2023/2024 | 2 | Desember, Minggu ke-3 dan 4 |
| Jumlah | 6 | ||
Sedangkan perkiraan perkiraan hari libur umum semester 1 tahun pelajaran 2023/2024 adalah sebagai berikut:
Jadwal kegiatan tersebut bersifat perkiraan dan dapat diatur serta disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan masing-masing serta tetap berpedoman pada kalender pendidikan yang berlaku. Kemudian lebih Princi akan di paparkan di Kalender Akademik madrasah 2023/2024.
TABEL 3.14
WAKTU BELAJAR PESERTA DIDIK
| Hari | Jumlah Jam Pelajaran | Waktu Belajar |
| Senin | 8 | 07.00 – 13.30 |
| Selasa | 9 | 07.00 – 13.30 |
| Rabu | 9 | 07.00 – 13.30 |
| Kamis | 8 | 07.00 – 12.50 |
| Jum’at | 6 | 07.00 – 10.45 |
| Sabtu | 8 | 07.00 – 12.50 |
| Jumlah | 48 jam pelajaran |
TABEL 3.15
ALOKASI WAKTU KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
| No | Jam Ke | Senin | Jam Ke | Selasa – Rabu | Jam Ke | Kamis dan sabtu | Jam Ke | Jum’at |
| 1 | Up | 07.00 – 07.40 | Tad | 07.00 – 07.10 | Tad | 07.00 – 07.10 | Tad | 07.00 – 07.10 |
| 2 | Tad | 07.40 – 07.50 | 1 | 07.10 – 07.50 | 1 | 07.10 – 07.50 | 1 | 07.10 – 07.45 |
| 3 | 1 | 07.50 – 08.30 | 2 | 07.50 – 08.30 | 2 | 07.50 – 08.30 | 2 | 07.45 – 08.20 |
| 4 | 2 | 08.30 – 09.10 | 3 | 08.30 – 09.10 | 3 | 08.30 – 09.10 | 3 | 08.20 – 08.55 |
| 5 | 3 | 09.10 – 09.50 | 4 | 09.10 – 09.50 | 4 | 09.10 – 09.50 | 4 | 08.55 – 09.30 |
| 6 | 4 | 09.50 – 10.30 | Ist | 09.50 – 10.05 | Ist | 09.50 – 10.05 | Ist | 09.30 – 09.45 |
| 7 | Ist | 10.30 – 10.45 | 5 | 10.05 – 10.45 | 5 | 10.05 – 10.45 | 5 | 09.45 – 10.15 |
| 8 | 5 | 10.45 – 11.25 | 6 | 10.45 – 11.25 | 6 | 10.45 – 11.25 | 6 | 10.15 – 10.45 |
| 9 | 6 | 11.25 – 12.05 | 7 | 11.25 – 12.05 | 7 | 11.25 – 12.05 | ||
| 10 | 7 | 12.05 – 12.45 | 8 | 12.05 – 12.45 | 8 | 12.05 – 12.45 | ||
| 11 | 8 | 12.45 – 13.25 | 9 | 12.45 – 13.25 |
Keterangan:
Libur MTs Nur Iman Mlangi ditetapkan berdasarkan libur madrasah yang ditentukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mlangi, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Mlangi.
Libur tersebut meliputi libur umum, libur hari besar, libur permulaan puasa, libur sekitar hari raya, libur semester ganjil, dan libur semester genap.
TABEL 3.16
RINCIAN LIBUR MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2023/2024
| No | BULAN | TANGGAL | |||||
| LU | LHB | LPP | LHR | LS1 | LS2 | ||
| 1 | Juli 2023 | 5 | 2 | – | – | – | – |
| 2 | Agustus 2023 | 4 | 1 | – | – | – | – |
| 3 | September 2023 | 4 | – | – | – | – | – |
| 4 | Oktober 2023 | 5 | 1 | – | – | – | – |
| 5 | November 2023 | 4 | – | – | – | – | – |
| 6 | Desember 2023 | 4 | 1 | – | – | 6 | – |
| 7 | Januari 2024 | 4 | 1 | – | – | – | – |
| 8 | Februari 2024 | 4 | 1 | – | – | – | – |
| 9 | Maret 2024 | 4 | 1 | 3 | – | – | – |
| 10 | April 2024 | 5 | 2 | – | 8 | – | – |
| 11 | Mei 2024 | 4 | 3 | – | – | – | – |
| 12 | Juni 2024 | 4 | 2 | – | – | – | 4 |
| 13 | Juli 2024 | 3 | – | – | – | – | 13 |
Keterangan:
LU : Libur Umum LHR : Libur Sekitar Hari Raya
LS1 : Libur Semester Ganjil LHB : Libur Hari Besar
LS2 : Libur Semester Genap LPP : Libur Permulaan Puasa
Jadwal dalam kalender akademik dibagi menjadi beberapa kegiatan. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah minggu efektif belajar, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, efektif fakultatif, hari libur keagamaan dan libur hari besar nasional.
TABEL 3.17
JADWAL KEGIATAN DALAM KALENDER AKADEMIK
TAHUN PELAJARAN 2024/2024
| No | Kegiatan | Alokasi Waktu | Keterangan |
| 1 | Minggu efektif belajar | 45 minggu | Digunakan untuk pembelajaran efektif. |
| 2 | Jeda antar semester | 1 minggu | Antara semester ganjil dan genap. |
| 3 | Libur akhir tahun pelajaran | 3 minggu | Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran. |
| 4 | Efektif fakultatif | 3 hari | Puasa bulan Ramadhan |
| 5 | Hari libur keagamaan dan Hari Besar Nasional | 17 hari | Hari raya idul fitri, hari raya qurban, hari natal, hari raya nyepi, hari raya waisak, imlek, tahun baru masehi, maulid nabi, isro’ mi’roj, wafat isa al-masih, kenaikan isa al masih, hari kemerdekaan RI |
TABEL 3.18
JUMLAH HARI EFEKTIF, EFEKTIF FAKULTATIF, DAN HARI LIBUR
SEMESTER GANJIL
| No | BULAN | JME | HES | LU | LHB | EF |
| 1 | Juli 2023 | 2 | 11 | 5 | 2 | – |
| 2 | Agustus 2023 | 5 | 26 | 4 | 1 | – |
| 3 | September 2023 | 4 | 26 | 4 | – | – |
| 4 | Oktober 2023 | 4 | 25 | 5 | 1 | – |
| 5 | November 2023 | 5 | 26 | 4 | – | – |
| 6 | Desember 2023 | 3 | 21 | 4 | 1 | – |
| JUMLAH | 23 | 135 | 26 | 5 | – | |
TABEL 3.19
JUMLAH HARI EFEKTIF, EFEKTIF FAKULTATIF, DAN HARI LIBUR
SEMESTER GENAP
| No | BULAN | JME | HES | LU | LHB | EF |
| 1 | Januari 2023 | 4 | 26 | 4 | 1 | – |
| 2 | Februari 2023 | 4 | 23 | 4 | 1 | – |
| 3 | Maret 2023 | 4 | 23 | 4 | 1 | – |
| 4 | April 2023 | 2 | 12 | 5 | 2 | 3 |
| 5 | Mei 2023 | 5 | 24 | 4 | 3 | – |
| 6 | Juni 2023 | 3 | 20 | 4 | 2 | – |
| JUMLAH | 22 | 128 | 25 | 10 | 3 | |
KETERANGAN:
JME : Jumlah Minggu Efektif LU : Libur Umum
US/UM : Ujian Semester/Ujian Madrasah LHB : Libur Hari Besar
HES : Hari Efektif Sekolah LS : Libur Semester
HEF : Hari Efektif Fakultatif LPP : Libur Permulaan Puasa
HET : Hari efektif terganggu LHR : Libur Hari Raya
TABEL 3.20
RINCIAN REKAPITULASI JUMLAH HARI EFEKTIF
SEMESTER GANJIL
| No | Bulan | Jumlah Hari | Jumlah | |||||||||||
| Senin | Selasa | Rabu | Kamis | Jumat | Sabtu | Minggu Efektif | ||||||||
| 1 | Juli | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 1 | 2 | ||||||
| 2 | Agustus | 5 | 5 | 4 | 4 | 4 | 4 | 5 | ||||||
| 3 | September | 4 | 4 | 4 | 5 | 5 | 4 | 4 | ||||||
| 4 | Oktober | 5 | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | ||||||
| 5 | November | 4 | 5 | 5 | 4 | 4 | 4 | 5 | ||||||
| 6 | Desember | 3 | 3 | 3 | 4 | 4 | 4 | 3 | ||||||
| Jumlah Hari | 23 | 23 | 22 | 23 | 23 | 21 | 23 Minggu | |||||||
| TABEL 3.21RINCIAN REKAPITULASI JUMLAH HARI EFEKTIFSEMESTER GENAP | ||||||||||||||
| No | Bulan | Jumlah Hari | Jumlah | |||||||||||
| Senin | Selasa | Rabu | Kamis | Jumat | Sabtu | Minggu Efektif | ||||||||
| 1 | Januari | 5 | 5 | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | ||||||
| 2 | Februari | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 3 | 4 | ||||||
| 3 | Maret | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 3 | 4 | ||||||
| 4 | April | 2 | 2 | 2 | 2 | 1 | 3 | 2 | ||||||
| 5 | Mei | 4 | 5 | 5 | 3 | 4 | 3 | 5 | ||||||
| 6 | Juni | 3 | 3 | 3 | 3 | 4 | 4 | 3 | ||||||
| Jumlah Hari | 22 | 23 | 22 | 20 | 21 | 20 | 22 | |||||||
TABEL 3.22
RENCANA KEGIATAN AKADEMIK SEMESTER GANJIL
TAHUN PELAJARAN 2023 – 2024
KELAS VII, VIII, DAN IX
| NO | NAMA KEGIATAN | WAKTU | KET | |||
| 1 | Masuk awal tahun pelajaran baru | 17 Juli 2023 | ||||
| 2 | Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) | 18 – 20 Juli 2023 | ||||
| 3 | Penyusunan Perangkat Pembelajaran | 06 – 16 Juli 2023 | ||||
| 4 | Penyerahan Perangkat Pembelajaran | 18 – 29 Juli 2023 | ||||
| 5 | Upacara 17 Agustus 2023 | 17 Agustus 2023 | ||||
| 6 | Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila | 20 – 31 Oktober 2023 | Project Based Learning | |||
| 7 | Penilaian Akhir Semester Ganjil | 1 Desember – 9 Desember 2023 | ||||
| 8 | Tes SKUA | 10 Desember 2023 | Oleh wali kelas | |||
| 9 | Penanggalan Rapor semester ganjil | 24 Desember 2023 | ||||
| 10 | Libur Semester Ganjil | 26 sampai 31 Desember 2023 | ||||
| TABEL 3.23RENCANA KEGIATAN AKADEMIK SEMESTER GENAPTAHUN PELAJARAN 2023 – 2024KELAS VII DAN VIII | ||||||
| NO | NAMA KEGIATAN | WAKTU | KET | |||
| 1 | Awal masuk Semester Genap | 02 Januari 2024 | ||||
| 2 | Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila | 20 – 28 Pebruari 2024 | Project Based Learning | |||
| 3 | Libur Permulaan Puasa | 23 Maret – 25 Maret 2024 | ||||
| 4 | Hari Efektif Fakultatif | 17 – 19 April 2024 | ||||
| 5 | Pondok Ramadlan | 26 Maret – 1 April 2024 | ||||
| 6 | Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila | 22 – 31 Mei 2024 | Project Based Learning | |||
| 7 | Penilaian Akhir Tahun | 2 Juni – 10 Juni 2024 | ||||
| 8 | Tes SKUA kelas 7 dan 8 | 12 Juni 2024 | Oleh wali kelas | |||
| 9 | Penyetoran nilai paling akhir | 19 Juni 2024 | ||||
| 10 | Rapat Kenaikan Kelas | 20 Juni 2024 | ||||
| 11 | Cetak Rapor RDM | 21 – 22 Juni 2024 | ||||
| 12 | Pembagian Rapor Akhir Tahun | 24 Juni 2024 | ||||
| 13 | Penanggalan Rapor semester genap | 23 Juni 2024 | ||||
| 14 | Libur Hari Raya | 24 April – 29 Mei 2024 | ||||
| 15 | Libur Semester Genap | 26 Juni – 15 Juli 2024 | ||||
Rencana pembelajaran disusun untuk merencanakan proses pembelajaran dengan terperinci. Rencana pembelajaran disusun oleh guru sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Rencana pembelajaran disusun supaya proses pembelajaran lebih tertata sesuai dengan alur pembelajaran yang sudah direncanakan. Rencana pembelajaran MTs Nur Iman Mlangi terdiri atas Silabus/ Alur Tujuan Pembelajaran dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) / Modul Ajar yang disusun sesuai ketentuan dan mudah dipahami.
Silabus/ Alur Tujuan Pembelajaran MTs Nur Iman Mlangi disusun dalam bentuk matriks yang memuat alur tujuan pembelajaran, materi ajar, kegiatan pembelajaran, penilaian dan sumber belajar.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) / Modul Ajar MTs Nur Iman Mlangi disusun sesuai dengan aturan terbaru yang sudah ditetapkan oleh Dirjen Pendidikan Islam dan merujuk pada SE Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 14 tahun 2019. Ada tiga unsur utama yang termuat dalam RPP yaitu: 1) Tujuan pembelajaran; 2) Langkah-langkah pembelajaran; dan 3 ) Penilaian.
Tujuan pembelajaran merupakan penerjemahan tujuan capaian pembelajaran yang dapat terukur pencapaian dan keberhasilannya. Langkah kegiatan pembelajaran menggambarkan keseluruhan aktivitas yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan pembelajaran pun diintegrasikan untuk penumbuhan dan penguatan Profil Pelajar Pancasila, Penilaian merupakan proses mengukur ketercapaian selama proses pembelajaran. Penilaian ini mencakup aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Evaluasi dibutuhkan untuk melihat sejauh mana ketercapaian, kesesuaian tujuan, dan keselarasan di dalam pelaksanaan pembelajaran dengan kondisi yang berkembang. Terkait dengan hal itu, MTs Nur Iman Mlangi menempuh kegiatan yang tertuang dalam tabel berikut:
Table 3.24
Bentuk dan Teknik pendampingan dan Pengembangan Profesional
| Bentuk Pendampingan danPengembangan Profesional | Teknis Pendampingan dan Pengembangan Profesional | Waktu | SDM yang Terlibat | Keterangan |
| Pendampingan | Coaching bagi guru | Per tahun | Guru pemula, Guru yang ditunjuk, Kamad | |
| Coaching program- program terbaru | Menyesuaika n | Guru Mapel, Kamad | Tim Madrasah sebagaipenyelenggara | |
| Supervisi Kelas | Per semester | Guru, Kamad | Sebagai PenilaianKinerja Guru | |
| Pengembangan Profesi Guru | PelatihanPengembangan Keprofesian Berkelanjutan | Per tahun | Semua guru, Pengawas, Kamad | Rutinitas |
| Pelatihan-pelatihan | Menyesuaika n | Guru, Kamad | Mandiri, Lintas sektoral terkait | |
| Bentuk Evaluasi | Strategi dalam Evaluasi | Menyesuaikan | SDM yang terlibat | Hasil Penilaian |
| Evaluasi Pembelajaran danEvaluasi Kurikulum Operasional Madrasah | Menggunakan jurnal harian, dan penilaian sikap | Per hari | Guru, orang tua peserta didik orangtua,BK,lingkungan | Dari capaian pembelajaran, angket pesertadidik |
| Mengaktifkan Paguyuban Kelas | Per bulan | Guru, peserta didik, Orang tua, Kamad | Evaluasi Program danpelaksanaan Pembelajaran | |
| Assesmen formatif | Per unit belajar | Guru, peserta didik, orang tua | Dari capaian pembelajaran, angket murid | |
| Assesmen formatif, portofolio | Per semester | Guru, peserta didik, orangtua, BK, lingkungan | Dari capaian pembelajaran,angket peserta didik | |
| Assesmen formatif, portofolio, Evaluasi Diri Madrasah | Per tahun | Guru, peserta didik, orangtua, BK, lingkungan, komite | Dari capaian pembelajaran, angket peserta didik, kuisioner orang tua | |
| Evaluasi Program- Program Madrasah | Monitoring kegiatan dari pelaksanaan, pelaporan, tindak lanjut kegiatan | Setiap selesai kegiatan | Guru, Komite, Kamad, Pengawas | Pelaksanaan Program disesuaikan dengan harapan adanya pemerataanperan |
Ahmad Faozi, MPd. (Kurikulum Mts Nur Iman Mlangi)